BadmintonCISFOBandung · sejak 2016

Tentang kami

Klub kecil yang tumbuh karena catatan yang rapi.

CISFO bukan klub dengan lapangan paling mewah. Kami tumbuh karena satu hal yang sering diabaikan klub kecil: mencatat. Siapa hadir, apa yang dilatih, dan apa yang harus dibayar — semuanya jelas dan bisa dicek kapan saja.

15atlet aktif
9sesi per pekan
3pelatih berlisensi
10tahun berjalan

Cerita kami

Dari buku absensi tulis tangan ke satu sistem.

Semuanya dimulai tahun 2016 di satu court sewaan. Waktu itu semua berjalan di kepala: siapa yang sudah bayar, siapa yang sering absen, siapa yang siap naik kelas. Masalahnya muncul pelan-pelan — ada orang tua yang tidak tahu anaknya sudah tiga pekan tidak masuk latihan, dan ada iuran yang tercatat dua kali.

Kami memutuskan mencatat semuanya. Pertama di buku, lalu spreadsheet, lalu satu sistem yang dipakai sampai hari ini. Absensi per sesi menentukan rapor, rapor menentukan kenaikan kategori, dan tagihan mengikuti paket yang benar-benar diambil.

Hasilnya sederhana: admin tidak lagi menghabiskan malam minggu merekap absensi, dan orang tua tidak perlu bertanya "minggu ini latihan jam berapa" di grup chat. Pengingatnya dikirim otomatis lewat WhatsApp, satu pintu.

Visi

Setiap anak di Bandung punya jalur bulutangkis yang jelas.

Bukan hanya anak yang berbakat sejak awal. Kami ingin anak yang baru belajar memegang raket pun tahu langkah berikutnya: kategori apa, latihan apa, target apa.

Misi

  • Kurikulum berjenjang per kategori umur yang bisa dievaluasi.
  • Absensi jujur per sesi, terbuka untuk orang tua.
  • Administrasi transparan: nominal, jatuh tempo, dan status pembayaran jelas.
  • Pelatih berlisensi dengan pembagian sesi yang terukur.
  • Komunikasi satu pintu lewat WhatsApp resmi klub.

Nilai yang kami pegang

Empat hal yang tidak kami kompromikan.

Latihan yang bisa diukur

Setiap sesi punya target. Perkembangan dinilai lima aspek setiap bulan, bukan sekadar "sudah lancar".

Orang tua sebagai mitra

Laporan kehadiran dan tagihan terbuka. Tidak ada biaya yang muncul tiba-tiba.

Data anak dijaga

Data atlet hanya dipakai untuk administrasi latihan. Tidak dijual atau dibagikan ke pihak ketiga.

Konsisten, bukan musiman

Kurikulum berjenjang membuat anak naik level dengan urutan yang jelas, bukan lompat-lompat.

Perjalanan

Sepuluh tahun, enam titik penting.

Yang berubah bukan hanya jumlah atletnya, tapi cara kami menjaga kepercayaan orang tua.

  1. 2016
    Awal mula

    Satu lapangan, delapan anak

    CISFO dimulai dari satu court sewaan di Cikutra. Delapan anak tetangga, satu pelatih, dan buku absensi tulis tangan. Semua biaya ditanggung patungan orang tua.

  2. 2018
    Sistem pertama

    Kurikulum berjenjang pertama

    Materi latihan disusun per kategori umur mengikuti rentang PBSI. Absensi pindah ke spreadsheet karena jumlah atlet lewat 40 dan catatan tangan mulai tidak konsisten.

  3. 2020
    Ketahanan

    Bertahan saat lapangan tutup

    Pandemi menutup GOR hampir setahun. Latihan berpindah ke halaman rumah dan kelas daring fisik. Kami belajar bahwa komunikasi ke orang tua harus satu pintu, bukan lewat banyak grup chat.

  4. 2022
    Ekspansi

    Dua venue, tiga pelatih tetap

    Kelas Pagi di Aula Dago dibuka untuk menampung kategori Pemula dan Remaja. Tiga pelatih berlisensi PBSI bergabung dengan pembagian sesi yang jelas.

  5. 2024
    Administrasi

    Tagihan & absensi jadi satu data

    Iuran bulanan, kode unik pembayaran, dan absensi per sesi disatukan dalam satu sistem. Orang tua menerima rincian tagihan tanpa harus bertanya ke admin.

  6. 2026
    Sekarang

    Pengingat otomatis lewat WhatsApp

    Jadwal H-1, jatuh tempo iuran, dan konfirmasi pembayaran dikirim otomatis. Rapor perkembangan lima aspek bisa dibuka orang tua lewat tautan pribadi.

Tim pelatih

Yang berdiri di tepi lapangan.

Della KartikaKepala Pelatih · Tunggal & footwork

Mantan atlet PON Jawa Barat, lisensi PBSI-JB-2214.

Rangga PratamaGanda & pola serang

Fokus rotasi ganda dan penyelesaian rally.

Sri WulandariAnak usia dini & koordinasi

Spesialis kategori Pradini dan Dini.

Setiap pelatih memegang kategori dan sesi tetap, sehingga evaluasi perkembangan anak tidak berpindah-pindah tangan.

Mau lihat cara kerjanya?

Buka panel demo atau daftarkan anak untuk satu sesi trial gratis. Tanpa biaya di langkah pertama.